oleh

Kembali Berulah, Gus Nur Ditangkap Pihak Kepolisian

GusNur Ditangkap Pihak kepolisian

 

serayujatim.com || Jakarta – Sugi Nur Raharja atau akrab dipanggil dengan Gus Nur ditangkap pihak kepolisian pada Sabtu (24/10) dini hari.

Gus Nur ditangkap pihak kepolisian atas dugaan menyebarkan dugaan kebencian terhadap ormas Islam terbesar di Indonesia yaitu Nadlatul Ulama (NU).

Sebenarnya bukan kali ini aja Gus Nur berurusan dengan hukum. Tercatat pada 2018 yang lalu, Gus Nur juga pernah terbelit dengan kasus atau perkara yang sama.

Kasus Gus Nur pertama berawal saat ia mengunggah video berjudul “Generasi Muda NU Penjilat” di akun YouTube pada 20 Mei 2018.

Atas unggahan video tersebut, Gus Nur dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh pengurus NU wilayah Surabaya.

Saat itu, ia dijerat dengan pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) UU No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Saat itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara kepada Gus Nur, pada Kamis (24/10/2019).

baca juga :

Selang 1 tahun vonis kasus di Surabaya, Badan Reserse Kriminal Polri menangkap Gus Nur di rumahnya di malang, Jawa Timur pada Sabtu (24/10).

Ia telah ditetapkan sebagai tersangka,” Ya betul, atas laporan dari NU dan sedang dalam perjalanan dibawa ke sini (gedung Bareskrim Polri),” kata kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat dihubungi pada Sabtu (24/10) sebagaimana dilansir dari laman Tempo.Co

Gus Nur ditangkap polisi setelah PCNU cabang kota Cirebon melaporkan dia ke polisi pada 21 Oktober 2020.

Saat itu, ketua PCNU kota Cirebon Aziz Hakim menyatakan bahwa Gus Nur sudah berkali-kali melakukan ujaran kebencian terhadap ormas terbesar di tanah air ini, yaitu Nahdlatul Ulama (NU).

“Tentu kami merasa ini tidak boleh didiamkan, perlu kami mintai pertanggungjawaban Gus Nur, oleh karena itu kami melapor ke Bareskrim,” Ujarnya. (FAK)

 

GusNur Ditangkap Pihak kepolisian

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed