oleh

Manfaatkan Masa Resesnya, Endro Hermono Kunjungi Petani Buah di kabupaten Blitar

EndroHermono Kunjungi Petani Buah

serayujatim.com ||Blitar – Ir. Endro Hermono,MBA menfaatkan masa resesnya untuk mengunjungi petani buah di kabupaten Blitar (24/10/2020).

Kali ini Endro Hermono mengadakan reses di desa Pojok kecamatan Garum kabupaten Blitar.

Reses dilaksanakan berlokasi di tempat pembibitan Alpukat milik Iskandar yang pernah viral karena memiliki Alpukat yang konon besarnya sebesar kepala bayi.

Selain dihadiri petani Alpukat binaan Iskandar dan petani lokal di kecamatan Garum, reses juga dihadiri kepala desa Pojok Tarwiyah,S.pd

baca juga :

Pada kesempatan itu Tarwiyah menyampaikan, bahwa dengan banyaknya petani Alpukat binaan dari Iskandar ini, ke depan ia menginginkan desa Pojok bisa menjadi tempat rujukan pencinta buah tanah air khususnya Alpukat, dan nantinya desa pojok bisa terkenal dengan ikon desa Alpukat dari Blitar.

“Saya berharap ke depan desa kami bisa difasilitasi bantuan-bantuan dari tingkat pusat agar desa pojok bisa menjadi desa wisata dengan ikon desa Alpukat, karena di sini kami juga memiliki Alpukat yang besarnya tidak kalah dengan hasil Alpukat dari luar negeri,”kata Tarwiyah.

“Selain itu, saya berharap supaya bapak Endro bisa membantu memfasilitasi petani di desa pojok khususnya dalam hal mekanisasi, karena mekanisasi ini sangat penting disaat terdapat kelangkaan tenaga kerja pendukungnya dalam hal olah maupun tanam pertanian,”pintanya.

Endro Hermono Mendukung Pembudidaya Alpukat
menfaatkan masa resesnya, Endro Hermono mengunjungi petani pembudidaya buah-buahan di kabupaten Blitar (dok.serayujatim.com)

Endro Hermono juga menyampaikan siap memperjuangkan aspirasi mereka dengan catatan harus sesuai dengan persyaratan yang diwajibkan dari pemerintah, yaitu penerima hibah harus berbentuk kelompok.

“Insyallah saya akan terus perjuangkan aspirasi yang masuk kepada kami, terutama aspirasi dari masyarakat desa Pojok Garum ini, namun yang harus digaris bawahi saat ini semua bantuan hibah itu dipersyaratkan harus berbentuk kelompok dan peruntukannya bukan untuk pribadi,” katanya.

“Namun bila melihat geliat perekonomian petani Alpukat ini saya juga sedikit bingung mau kasih bantuan apa, soalnya petani di sini sudah sukses semua, biasanya mereka yang minta bantuan adalah petani yang masih kurang dalam berbagai hal, namun apapun itu aspirasi yang masuk kepada kami akan kami perjuangkan di tingkat pusat,” imbuhnya.

Acara reses itu ditutup dengan agenda peninjauan langsung oleh Endro Hermono ke lokasi pembibitan aneka buah khususnya buah Alpukat yang sempat viral karena memiliki besar yang tidak biasa. (FAK)

 

EndroHermono Kunjungi Petani Buah

 

News Feed