oleh

Dor, Balita Terkapar Tertembak Bandar Sabu

Bandar Sabu Tembak Ponakan

serayujatim.com || Jakarta – Publik tengah digemparkan dengan nasib tragis yang dialami oleh seorang bocah berusia 5 tahun.

Bocah ini mengalami nasib naas lantaran tertembak peluru nyasar yang ditembakkan oleh pamannya sendiri.

Andi adalah paman korban yang secara tidak sengaja menembakan senjata api dan peluru yang keluar menyasar di tubuh ponakannya sendiri.

Andi adalah seorang bandar sabu, dan saat ditangkap Andi melawan petugas dengan menembakan senjata api rakitan.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Erlin Tangjaya (foto : istimewa)

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Erlin Tangjaya, mengungkapkan kejadian tragis itu terjadi saat pihak kepolisian hendak menangkap Andi saat di rumahnya di desa Tanjung Agung Utara, Kaus, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada Sabtu (7/11).

Saat kejadian, Andi sedang bersembunyi di dalam kamar.

Dia lalu keluar kamar sambil memegang senjata rakitan sebelah kanan dan memegang golok di tangan kirinya.

Saat proses penangkapan itu, Andi sempat menembakan empat butir peluru dari pistol rakitannya ke arah polisi.

Namun naas, peluru yang ditembakkan oleh Andi menyasar ke tubuh keponakannya sendiri yang masih berusia lima tahun.

Peluru tersebut mengenai dada kanan dan tembus ke punggung bocah.

“Kondisinya, anak tersebut sedang dirawat di RSUD Palembang. Peluru tersangka mengenai dada kanan dan tembus ke punggung,” kata Wakapolres Musi, Kompol Irwan Anders, saat dimintai konfirmasi, pada Senin (9/11) sebagaimana dilansir dari detik.com.

Baca juga :

Dia mengatakan kondisi bocah tersebut telah stabil dan masih dalam perawatan dokter.

“Anak tersebut keponakan tersangka,” kata Wakapolres Musi Banyuasin, Kompol Irwan Andeta, saat dimintai konfirmasi, Senin (9/11).

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Erlin Tangjaya, mengatakan bahwa saat proses penangkapan, Andi melawan dan menembakan peluru ke arah petugas, maka petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

“Berhubung tindakan dari tersangka membahayakan petugas dan masyarakat, maka petugas Kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka,” ujar Erlin.

Polisi menembak Andi di bagian kepala karena pelaku terus melawan.

Setelah itu, polisi sempat membawa Andi ke rumah sakit, namun saat di dalam perjalanan, Andi dinyatakan tewas.(FAK)

 

Bandar Sabu Tembak Ponakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed