oleh

Dandim 0808 Blitar Meninggal Karena Covid-19

Dandim 0808 Blitar Meninggal

serayujatim.com || Blitar – Jum’at (08/01) kabar duka datang dari keluarga besar Kodim 0808 Blitar.

Letkol ARH Dian Listianto Dandim Blitar dikabarkan meninggal karena positif terpapar Covid-19.

Dandim Dian meninggal setelah berjuang selama 15 hari melawan Covid-19.

Walikota Blitar, Santoso membenarkan berita ini.

“Iya benar. Pak Dandim meninggal di Rumah Sakit Tentara dr.Soepraoen Malang. Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah dinas dulu. Setelah itu dibawa ke Yogyakarta untuk dimakamkan di sana,” Jawab Santoso saat dihubungi awak media sebagaimana dilansir dari detikcom.

Menurut Santoso, pada 24 Desember 2020, Dian sudah mengeluh sakit.

Kemudian Dian menghubungi Kapolkes Blitar untuk mengecek kesehatannya.

Hasil dari laboratorium menyatakan bahwa Dian positif terpapar Covid-19.

baca juga:

Atas petunjuk dokter, Dian kemudian dievakuasi ke rumah sakit swasta untuk menjalani perawatan intensif.

Tetapi karena terbatasnya ruang isolasi bagi pasien Covid-19, Dian kemudian dirujuk ke rumah sakit swasta lain di kota Blitar.

Di rumah sakit swasta ini, Dian sempat dirawat selama tiga hari dan kemudian minta pulang.

Namun karena kondisinya masih belum membaik juga, akhirnya Dian masuk rumah sakit lagi pada 28 Desember 2020.

“Pada tanggal 29 Desember 2020 Letkol ARH Dian Listianto dirujuk menuju RST. dr.Soepraoen Malang. Pukul 15:35 WIB (hari ini) letkol ARH Dian Musrianto oleh tim dokter RST. dr. Soepraoen Malang dinyatakan telah meninggal dunia,” tandasnya.

Sementara sang istri saat ini juga sedang terpapar positif Covid-19 dan masih dirawat intensif di RSUD Mardi Waluyo kota Blitar.

“Ini ibu, istri pak Dandim juga positif dan dirawat di RSUD Mardi Waluyo. Beliau juga belum dikabari kalau bapak telah meninggal dunia,”pungkasnya. (FAK)

 

 Dandim 0808 Blitar Meninggal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

News Feed