oleh

Cerita Horor Alas Roban

Cerita Horor Alas Roban

Cerita Horor Alas Roban

Serayu Jatim. com – horor – Bagi masyarakat Jawa, khususnya mereka yang tinggal di provinsi Jawa Tengah tentunya sudah tidak asing dengan yang namanya Alas Roban. Ya, Alas Roban adalah kawasan hutan yang dipercaya cukup angkerĀ  dan terletak di wilayah antara Semarang dan Batang.

Jalur ini menghubungkan antara kota Semarang dengan kota Batang yang merupakan bagian dari jalur pantai utara Jawa.

Alas Roban dibangun pertama kali sekitar tahun 1800 an dan memiliki panjang kurang lebih 54 km. Bagi masyarakat Jawa, mereka masih mempercayai bahwa Alas tersebut merupakan salah satu Alas yang bisa dikategorikan angker di pulau Jawa. Bahkan saking angker nya, saat ini banyak sekali beredar di masyarakat tentang kisah-kisah mistis yang terjadi di tempat ini.

Konon, dahulu Alas Roban adalah wilayah hutan belantara yang kemudian dibabat untuk dibangun jalan raya pada masa penjajahan kolonial Belanda.

Jauh sebelum adanya jalan raya, Alas Roban telah dikeramatkan oleh masyarakat setempat karena dianggap sebagai kediaman berbagai mahkluk gaib. Hingga kini kawasan ini masih berupa hutan lebat dengan aura mistis yang akan membuat siapapun merinding saat melewatinya apalagi saat masuk ke dalam Alas tersebut.

Berikut ini beberapa Cerita Horor Alas Roban yang berhasil tim Serayu Jatim. com himpun dari berbagai sumber.

1. Warung Hantu Alas Roban

warung alas roban
Warung Makanan di Alas Roban – ilustrasi

Pada sekitar tahun 2005, sebuah keluarga berencana untuk mudik ke Jakarta dan melalui kawasan Alas Roban. Untuk menghindari kemacetan, mereka memutuskan untuk berangkat sore hari dari Secang, jalur Pantai Utara Jawa.

Saat itu, tidak ada kesan horor dalam perjalanan tersebut, awalnya perjalanan aman tanpa ada hambatan. Hingga akhirnya saat waktu menunjukan sekitar pukul 21.00 WIB, mereka mulai memasuki wilayah Alas Roban.

Saat itu, mereka mulai melintasi jalan berkelok ditengah hutan yang cukup sepi.

Dikarenakan jalanan saat itu berkelok dengan kontur jalan yang naik turun, maka kendaraan mulai melaju dengan kecepatan rendah, apalagi hari saat itu sudah mulai malam.

Suasana saat itu mulai sepi dan sunyi, sungguh membuat siapapun yang berada di sana menjadi tidak nyaman, bahkan tidak ada satu mobilpun yang lewat. Padahal jalur ini adalah jalur besar. Kesan horor pun mulai memenuhi alam pikiran mereka.

Tiba-tiba, mobil yang ditumpangi keluarga tersebut menabrak hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Mereka pun turun dan memastikan kondisi mobil. Ternyata tidak ada apapun, bemper mobil juga masih mulus dan tidak ada lecet pada bodi mobil.

Suasana mulai mencekam, seisi mobil terdiam. Mereka mencoba untuk tidak berpikiran aneh-aneh walau saat itu mulai muncul pertanyaan-pertanyaan yang macam-macam dibenak mereka.

Setelah melewati beberapa tikungan, mereka melihat ada sebuah warung makan di bawah pohon. Mereka pun turun dan mampir ke warung untuk melepaskan ketegangan.

Sebelum masuk warung, salah satu orang menyenggol pasak penunjuk kilometer yang dengan jelas tertulis angka 15. Tapi, semuanya kesannya masih biasa-biasa saja dan tidak ada yang aneh atau horor.

Setelah semua masuk warung, tiba-tiba ada seorang wanita yang berdiri di jalan masuk, padahal tadi tidak ada siapapun di tempat itu. Tapi semuanya mencoba tenang, seakan tidak ada apa-apa.

Setelah selesai makan, keluarga tersebut kembali ke mobil dan meneruskan perjalanan. Lagi-lagi ada salah satu dari mereka yang menyenggol tiang penanda kilometer tersebut.

Singkat cerita, mereka sudah sampai di Jakarta. Ketika hendak balik ke Jawa Tengah lagi, mereka memutuskan untuk lewat Alas Roban lagi, karena jalurnya sepi dan bisa menghindari macet. Namun kali ini, mereka melakukan perjalanan siang hari.

Merasa lapar mereka memutuskan untuk kembali ke warung yang pernah mereka kunjungi ketika berangkat ke Jakarta.

Namun, mereka dibuat terkejut ketika melihat tiang kilometer 15 di pinggir sebuah jurang yang dalam. Padahal pada saat malam sebelumnya disana terdapat sebuah warung lalapan, namun saat siang hari ternyata yang mereka lihat hanyalah jurang yang teramat curam dan warung lalapan tersebut sudah tidak ada.

Jadi, bila dianalogikan semalam mereka makan di warung itu sambil melayang di atas jurang. Satu hal yang bisa menjelaskan kejadian tersebut, mungkin saat itu mereka singgah di warung makan tak kasat mata.

2. Sumur Tempat Pembuangan Mayat

Ilustrasi Sumur Tua (dok. Rangga / detik travel)

Ada begitu banyak rumor soal Alas Roban, dan salah satu yang paling terkenal di antaranya adalah cerita tentang sebuah sumur yang dijadikan tempat pembuangan mayat.

Pada era Orde Baru, mungkin kita sudah tidak asing dengan istilah Petrus (Penembak Misterius.red). Konon katanya, mayat-mayat korban Petrus saat itu banyak yang dibuang di tempat itu.

Pernah ada saksi mata yang melihat hal ini dan kemudian berkembang menjadi cerita horor. Ngerinya lagi, begitu dibuang mayat-mayat itu langsung lenyap dalam hitungan hari. Ada dugaan kalau mereka dibawa oleh hewan-hewan buas.

Masih soal si mayat yang dibuang, konon katanya mereka sering bergentayangan dan menakuti orang-orang yang melewati hutan ini.

baca juga : pilkada kota blitar

3. Jalan Alas Roban Dibangun Dengan Darah

Ilustrasi Kerja Paksa Pembuatan Jalan (dok.muslimbalitours)

Jalan Alas Roban sudah ada sejak abad ke 18 dan dibangun oleh para pribumi. Untuk membangun jalan ini memang usahanya luar biasa karena harus membelah gunung, membabat sebagian hutan.

Nah, yang lebih mengerikan lagi jalan ini dibangun oleh para pelaku kerja paksa.

Para pekerja paksa pribumi dengan jumlah ribuan dipaksa untuk membuat jalan sepanjang itu. Alhasil, banyak mereka yang mati karena terlalu lelah atau perilaku buruk Belanda. Mayat-mayat para pekerja biasanya dibuang begitu saja di tepi-tepi jalan. Makanya, kemudian di tempat ini sering muncul suara-suara atau mungkin penampakan ngeri mereka.

Sudah sangat lazim kalau banyak orang yang diganggu ketika melewati jalan ini. Entah oleh penampakan-penampakan ngeri, makhluk gaib yang menumpang kendaraan sampai disesatkan oleh setan. Di beberapa spot, jalanan Alas Roban ini sangat gelap dan biasanya sering terjadi kejadian gaib itu.

Bahkan banyak juga pengalaman mistis yang pernah dialami oleh sejumlah pengendara yang melewati Jalur Alas Roban mulai dari pengendara motor tanpa kepala, bus hantu, dan berbagai penampakan kuntilanak, genderuwo, hingga pocong juga kerap kali menampakkan diri dan meneror pengendara yang melintasi Jalur Alas Roban. Demikian sobat mistis, beberapa Cerita Horor Alas Roban yang berhasil penulis himpun dari berbagai sumber. (FAK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed